jika kau terpaksa berpisah dengan aku atau kau menanggalkan janji dan meninggalkan aku, mungkin dengan seorang lain kau menikah kemudian ke sebuah kota jauh kau pindah mengikuti suami kau yang bekerja di sana
Waktu tidak pernah bisa menyembuhkan luka. Hanya luka baru yang mampu menutup luka lama. Jadi, maukah kau melukaiku sekali lagi tetapi tidak sepedih sebelumnya
Air matamu mengerak di penggorengan tak berminyak. Suaramu mengepul mengiris malam. Tubuhmu berdetak berkeringat direguk ditumbuk. “Wait a minute, Mister. Without sugar, ya. Ini arabika harum sekali. Seperti negeri yang Tuan singgahi.” Cangkir kayumu membungkuk deritamu diseduh dikeruk. Kau masih kental pekat rasa gula tak kauingat. Kau sembunyi di seribu bukit, lars mesiu tubuhmu sakit. …
Semua berawal ketika sahabatku, Helena, harus dirawat di sebuah rumah sakit. Suatu pagi, saat kuajak dia menghirup udara segar di luar kamar, kami menemukan Ruang Teratai. Sebuah ruangan tak terpakai yang berada di ujung koridor 10. Kamar-kamar yang tak terawat, dinding yang retak, lantai berkerak yang nyaris seluruh permukaannya dilapisi debu tebal. Malam harinya, Helena mengaku mendengar sua…
;Saat motor melaju kencang menembus hutan, Widya mendengar tabuhan gamelan. Suaranya mendayu-dayu dan terasa semakin dekat. Tiba-tiba Widya melihat sesosok manusia tengah menelungkup seakan memasang pose menari. Ia berlenggak-lenggok mengikuti irama musik gamelan yang ditabuh cepat. Siapa yang menari di malam gulita seperti ini? Tiga puluh menit berlalu, dan atap rumah terlihat samar-samar deng…
Hidup di era kolonialisme bagi para wanita dianggap sudah setara seperti hidup di neraka. Terutama bagi para wanita berparas cantik yang menjadi incaran tentara penjajah untuk melampiaskan hasrat mereka. Itu lah takdir miris yang dilalui Dewi Ayu, demi menyelamatkan hidupnya sendiri Dewi harus menerima paksaan menjadi pelacur bagi tentara Belanda dan Jepang selama masa kedudukan mereka di Indon…
ada lanskap yang sureal, Margio adalah bocah yang menggiring babi ke dalam perangkap. Namun di sore ketika seharusnya rehat menanti musim perburuan, ia terperosok dalam tragedi pembunuhan paling brutal. Di balik motif-motif yang berhamburan, antara cinta dan pengkhianatan, rasa takut dan berahi, bunga dan darah, ia menyangkal dengan tandas. “Bukan aku yang melakukannya,” ia berkata dan mela…